Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Poltekkes Kemenkes Sorong merupakan motor penggerak pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan institusi. PPPM hadir sebagai wadah strategis dalam mengintegrasikan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata.
Berada di jantung Provinsi Papua Barat Daya, PPPM Poltekkes Kemenkes Sorong mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat yang khas wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Isu-isu seperti kesehatan ibu dan anak, stunting, penyakit menular, serta keterbatasan akses layanan kesehatan menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan yang dikembangkan.
Dengan mengusung Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) Kesehatan Ibu dan Anak, PPPM menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi masa depan. Berbagai penelitian terapan dan program pengabdian dirancang untuk memberikan solusi nyata, mulai dari peningkatan kesehatan ibu hamil hingga optimalisasi tumbuh kembang anak.
PPPM juga terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah, inovasi, dan model intervensi yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu, tetapi juga dapat diimplementasikan langsung di masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan berbagai mitra strategis, PPPM memperkuat peran sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan, PPPM Poltekkes Kemenkes Sorong berkomitmen menjadi pusat unggulan penelitian dan pengabdian yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya
Visi
Menjadi pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, inovatif, dan berdampak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak.
Misi
1. Mengembangkan penelitian yang berkualitas, inovatif, dan berbasis evidence sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua Barat Daya.
2. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif, tepat guna, dan berkelanjutan.
3. Menguatkan Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) Kesehatan Ibu dan Anak melalui riset dan intervensi berbasis komunitas.
4. Meningkatkan publikasi ilmiah, luaran penelitian, dan diseminasi hasil kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
5. Memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra strategis lainnya.
6. Mewujudkan tata kelola penelitian dan pengabdian yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.